PT Angkasa Pura Latih Pekerja Bandara Kesiagaan Saat Darurat Kebakaran

Spread the love

BALIKPAPAN, CAHAYAKALTIM.COM – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) kantor cabang Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran(28/10).

Bertempat di Gedung Serbaguna Kantor Cabang Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan, kewaspadaan, serta pemahaman karyawan dan para pemangku kepentingan di lingkungan bandara terhadap potensi bahaya kebakaran.

Pelaksanaannya mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor PR DJPU 06 Tahun 2026 tentang Standar Teknis dan Operasi Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139 (Manual of Standards CASR Part 139) Volume IV Pelayanan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK), serta Program Kerja Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Tahun 2026.

Sosialisasi yang diikuti oleh perwakilan instansi dan stakeholder kawasan bandara ini bertujuan memperkuat koordinasi, sinergi, serta kemampuan respons cepat dalam menghadapi potensi keadaan darurat kebakaran, baik di area operasional maupun fasilitas perkantoran bandara.

General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar, menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan penerbangan serta operasional kebandarudaraan merupakan prioritas utama yang harus dijaga bersama.

“Keselamatan seluruh pengguna jasa dan pekerja di lingkungan bandara merupakan prioritas kami. Melalui kegiatan sosialisasi yang diinisiasi oleh unit Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) ini, kami ingin memastikan seluruh insan bandara memiliki pemahaman, kesiapan, serta kemampuan dasar yang memadai dalam mengantisipasi dan menanggulangi bahaya kebakaran sejak dini,” ujar Iwan.

“Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam kebakaran bandara, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh komunitas bandara,” tambah Iwan.

“Dengan kesiapsiagaan yang baik, koordinasi yang kuat, dan respons yang cepat, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan kerja yang aman, selamat, dan sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta pengguna jasa penerbangan di Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan,” pungkas Iwan.

Melalui kegiatan ini, PT Angkasa Pura Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menerapkan standar keselamatan dan keamanan penerbangan secara konsisten sesuai dengan ketentuan dan regulasi penerbangan nasional maupun internasional, serta memperkuat budaya keselamatan (safety culture) di lingkungan bandara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *